Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan – Sejak saya mengetahui saya hamil, saya berencana untuk menggunakan BPJS (Badan Jaminan Sosial) setiap bulan untuk memeriksa apakah saya hamil dan bersalin.

Puskesmas Kelapa Gading (Fasilitas BPJSku Kesehatan), Jakarta Utara. Saya sudah nyaman di Puskesmas Kelapa Gading, sehingga walaupun saya pindah ke Bekasi, saya tetap tidak mau pindah rumah sakit (karena saya bekerja di Kecamatan Kelapa Gading).

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Tiap bulan saya periksakan wanita ke Puskesmas, dan selalu gratis, termasuk tes darah2. Untuk tes liver, saya diminta membayar ±30.000 Rp.

Persalinan Normal Di Rumah Sakit Dengan Bpjs, Gratis Atau Bayar?

Periksakan rahim Anda secara rutin sebulan sekali hingga usia kehamilan 7 bulan dan setiap dua minggu sekali pada usia kehamilan 7-8 bulan. Seminggu sekali saat saya hamil 9 bulan, sayangnya Covid-19 banyak terjadi saat saya hamil 8 bulan, jadi ibu hamil tanpa keluhan tidak diperiksa kecuali ada keluhan, tapi layanan persalinan buka 24 jam. Acara spesialnya tutup, jadi saya tidak melakukan kunjungan prenatal atau USG selama beberapa minggu.

Jika ada tanda-tanda janin bermasalah atau ada masalah pada rahim, BPJS (di Puskesmas/RS) juga bisa melakukan USG, tentunya sesuai prosedur yang sudah pasti, alhamdulillah rahim saya sehat selalu. Sifatnya, jadi USG hanya untuk memeriksa kondisi anak dan tidak ditanggung oleh BPJS. Saya akan melakukan pemeriksaan USG ke dokter setiap bulannya.

Sebenarnya BPJS mencakup hampir seluruh pelayanan kesehatan, namun ada kebijakan dan persyaratan yang berlaku, sehingga jika kita ingin menggunakan BPJS maka kita harus memahami kebijakan dan persyaratan tersebut.

Saat saya hamil 7 bulan, bidan di puskesmas memberi tahu saya tentang dokumen-dokumen yang perlu saya persiapkan untuk melahirkan di puskesmas yang didukung BPJS, serta perlengkapan ibu dan bayi yang perlu saya persiapkan. Ini daftarnya.

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar Di Rumah Sakit

Di kawasan Kelapa Gading terdapat dua buah tas besar yang berisi perlengkapan ibu dan anak serta segala dokumen keperluan persalinan.

Singkat cerita, setelah kurang lebih 13 jam di Puskesmas, diketahui bahwa kondisi saya tidak memungkinkan untuk melahirkan di Puskesmas karena detak jantung janin yang tidak normal (cepat), sehingga saya dilarikan ke RS Kartika Pulomas Jakarta Timur. . . Saya pribadi memilih rumah sakit ini karena tempatnya yang sangat dekat, dulunya adalah rumah sakit bersalin dan ginekologi dan tidak menerima pasien Covid-19, dan yang terpenting rumah sakit ini menerima pasien BPJS.

Bidan dari puskesmas membawa saya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, dokter menerima saya dengan hangat. Sekitar 5 jam di rumah sakit, saya bersyukur kepada Tuhan karena telah melahirkan secara alami.

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Saya melahirkan pada hari Sabtu tanggal 18 April 2020 pukul 23.35 WIB, dan pada sore hari tanggal 20 April 2020 saya diperbolehkan pulang. Saya dan putra saya baik-baik saja selama berada di rumah sakit. Saya pulang ke rumah tanpa uang sepeser pun.

Apa Saja Kebutuhan Ibu Melahirkan? Berikut Daftar Barang Yang Diperlukan

Tidak ada batasan pada layanan ini, sehingga peserta BPJS dapat menggunakannya kapan saja selama kehamilan atau persalinan.

Jadi, saat saya di rumah sakit, ada sekitar 10 wanita yang sedang bersalin. Salah satunya adalah berat badan anak 2,4 kilogram. Sesuai aturan medis, jika berat badan anak kurang dari 2,5 kilogram, meski anak dalam keadaan sehat dan normal, ia harus dirawat di inkubator. Tahukah Anda, BPJS sepertinya tidak mengcover bayi yang memerlukan perawatan, pelayanan, dan bantuan khusus. Oleh karena itu, jika tidak ingin mengeluarkan biaya untuk inkubator, sebaiknya anak Anda didaftarkan ke BPJS secepatnya sebelum diperbolehkan pulang.

Bolehkah BPJS dilakukan pada bayi baru lahir? Kamu bisa. Saya segera menghubungi bagian HRD kantor saya untuk menyelesaikan BPJS anak saya, syaratnya hanya akta kelahiran rumah sakit, KTP FC ibu dan BPJS ibu, dalam waktu dua jam BPJS anak saya sudah siap meskipun anak saya masih anak-anak. Dia tidak membutuhkan BPJS saat itu.

Jika Anda seorang wiraswasta yang memiliki BPJS, Anda bisa meminta bantuan ayah anak Anda untuk segera membantu Anda mengurus BPJS. Saya tidak tahu apa itu, tapi sepertinya begitu.

Perlengkapan Melahirkan Bayi Yang Harus Dibawa

Seminggu setelah saya keluar dari rumah sakit, saya kembali ke rumah sakit untuk melihat apakah dokter dapat menjahit perineum saya setelah melahirkan. Singkat cerita, mantranya hilang sehingga saya harus kembali ke puskesmas dan rumah sakit untuk memeriksakan jahitan saya. Semuanya gratis. Memang ada beberapa obat yang tidak ada BPJSnya, dan harganya tidak murah, karena dokter saya memberikan obat yang bagus tapi mahal.

Nah bagaimana menurut Anda, apakah Anda masih mengetahui prosedur dan persyaratan apa saja yang diperlukan untuk menggunakan BPJS untuk persalinan? Mudah bukan? Saya tidak pernah merasakan kendala atau perbedaan apapun dengan pasien non BPJS selama menggunakan BPJS, pelayanannya sama saja. Untungnya saya menggunakan BPJS sebebas mungkin.

Selanjutnya mungkin saya akan membagikan metode persalinan tradisional dan masalah jahitan perineum pada artikel berikutnya, jadi lebih banyak posting di blog saya ya. Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa di blog saya berikutnya Desember lalu saya mengadakan rapat perencanaan. Jadi saya operasi caesar, itu terencana, tidak mendadak. Dari awal saya tahu rencananya 4 hari 4 malam. Nah, sebelum melakukan itu tentunya saya melakukan riset dan membuat daftar barang-barang yang perlu saya bawa ke rumah sakit. Pada akhirnya, inilah barang-barang yang saya masukkan ke dalam tas saya. Saya membawa 3 tas, satu untuk ibu hamil dan satu lagi untuk ayah dan calon anak. Saya lebih suka menyimpan tas secara terpisah daripada menyimpan isinya bersama-sama atau berantakan 🙂

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Dua hari sebelum operasi caesar saya, pihak rumah sakit menelepon saya untuk memastikan dan mengingatkan saya apa yang perlu saya bawa. Selain barang pribadi, dokumen administrasi ini juga harus dibawa dan dikemas bersama Anda. Jangan lupa beritahu suami dimana kita menyimpan dokumen-dokumen penting tersebut, karena biasanya suami akan bertanggung jawab untuk pendaftaran, pembayaran, dan lain-lain, haha.

Barang Yang Harus Dibawa Ke Rumah Sakit Saat Melahirkan

Buku Kedokteran Karena saya masih di Surabaya pada trimester pertama, lalu pada trimester kedua di Bandung, saya memiliki dua buku kedokteran. Aku baru saja membawa semuanya.

Kartu Asuransi Sebelum melahirkan, jangan lupa untuk mengecek apakah rumah sakit tempat kita melahirkan dilindungi oleh asuransi. Jika Anda ingin menggunakan BPJS, pastikan untuk mengetahui bagaimana prosesnya.

Waktu penulisan buku ini Karena saya harus menjalani operasi, dua minggu kemudian saya mendapat surat dari Dr. Spog yang meminta untuk dioperasi.

Button Night Now Pertama, periksa apakah rumah sakit akan memberi Anda gaun berkancing selama Anda menginap. Kebetulan di klinik saya tidak ada, jadi bisa bawa sendiri.

Persiapan Sebelum Persalinan, Lakukan 9 Tips Ini!

Pakaian untuk dibawa pulang ke rumah sakit Jika bayi Anda ingin makan dalam perjalanan pulang, bawalah pakaian yang ramah menyusui.

Perlengkapan mandi disediakan, tapi sabun dan sampo adalah barang yang kita gunakan setiap hari, bukan? Bawa saja travel size agar tidak penuh. Selain itu, jangan lupa membawa pembersih wajah.

Perawatan Kulit Tujuannya adalah menjaga perawatan kulit selama dirawat di rumah sakit. Padahal cuci muka+oles pelembap saja sudah cukup, alhamdulillah. Jangan lupa membawa lipbalm. Setelah operasi, Anda mungkin tidak bisa langsung makan/minum sampai Anda menggunakan alat bantu pernapasan atau sampai usus Anda bersih kembali. Secara pribadi, setelah operasi jam 6 pagi, saya bisa mulai minum pada jam 3 sore. Bayangkan Anda begitu haus dan sedih hingga bibir Anda kering.

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Mimpi Bawalah agar tidak berantakan saat ada tamu yang datang. Tapi pada akhirnya aku bodoh banget hahaha, aku jadi bingung, kamu memikirkan drama wajah bengkak karena obat setelah operasi.

Ini 10 Daftar Barang Persiapan Untuk Melahirkan, Apa Saja?

Mulailah dengan menanyakan kepada dokter apakah korset dapat digunakan segera setelah operasi. Dokter saya tidak menganjurkan langsung memakai korset. Saya akhirnya memakai korset ketika sampai di rumah. Saya membeli korset solera yang murah.

Rumah sakit tidak menyediakan pembalut pasca melahirkan. Jika mau, bayar saja ekstra. Dari awal saya membawa 2 paket. Setelah selesai, cukup lap dengan handuk bersih. Saya membeli merek Dakko.

Krim puting jika gatal. Sebenarnya saat pertama kali menyusui terasa sakit 🙁 Tapi saya tidak menggunakan krim puting, saya hanya menggunakan ASI seperti kata orang. Syukurlah, setelah beberapa hari membaik.

Shampo Kering Sehari setelah operasi saya mulai bangun dan mandi sebentar. Dan sehari setelah operasi, walaupun ruangan berventilasi baik, rambut saya masih tetap kering, seperti habis jalan-jalan di alam liar? Sampo kering harus disiapkan sebelum mencuci rambut. Kalaupun saya berhijab, saya merasa tidak nyaman jika basah.

Berkas Yang Dibawa Saat Melahirkan

Pakaian disediakan oleh rumah sakit Silakan tanyakan juga kepada pihak rumah sakit apakah mereka akan menyediakan pakaian bayi selama Anda menginap. Jika iya, sebaiknya bawa pulang pakaian tersebut. Saya sendiri membawa beberapa jenis pakaian (piyama, kemeja panjang, dan celana), tapi sebaiknya yang ada dasi di bagian depan agar mudah dipakai.

Kaus Kaki + Sarung Tangan Lindungi kaki dan tangan anak Anda dari panas berlebih. Kalau kamu ingat, oh, bayi punya tangan dan kaki yang mungil 🙂

Topi ini juga melindungi kepala Anda dari kedinginan. Saat belanja aksesoris Bali, saya membeli topi yang sangat kecil dengan harapan kepala saya bisa lebih kecil. Sepertinya itu tidak cukup! Meski ukuran kepala saat lahir normal, yakni 36,5 sentimeter. Oleh karena itu, saat membeli perlengkapan, sebaiknya beli beberapa topi saja. Saya sedang berbelanja di toko anak RS.

Dokumen Yang Perlu Dibawa Saat Melahirkan

Bedong/Kruk Tuff Padahal, mereka diberikan saat berada di rumah sakit. Saya membawa ini untuk keamanan. Bisa juga digunakan bagi yang ingin mendandani bayinya agar tidak langsung menempel di bajunya.

Wajib Dicatat! Ini 7 Dokumen Yang Perlu Dipersiapkan Jelang Persalinan

PENGGUNA POMPOK Ini juga jika anak kita tidak cocok dengan popok yang disediakan pihak rumah sakit. Rumah sakit tempat saya dilahirkan juga menggunakan popok bayi baru lahir Mamy Poko. Alhamdulillah pas dan tidak ada ruam.

Toilet ini sebenarnya tidak saya pakai karena saya tidak pernah memandikan bayi saat saya merawatnya, haha. Anak-anak selalu dibawa ke kamar bayi untuk dimandikan.

Saya tidak ingin suami saya bertanya kepada saya (ya, kurang lebih) ketika saya di rumah sakit, “Yang, di mana?

Yang perlu dibawa ke rumah sakit saat melahirkan, yang perlu dibawa ke rs saat melahirkan, dokumen yang perlu dibawa saat persalinan, peralatan yang perlu dibawa saat melahirkan, perlengkapan yang perlu dibawa saat melahirkan, hal yang perlu dibawa saat melahirkan, dokumen yang dibawa saat melahirkan, yang perlu dibawa ke rumah sakit saat melahirkan caesar, yang perlu dibawa saat melahirkan, barang yang perlu dibawa saat melahirkan, apa saja yang perlu dibawa ke rumah sakit saat melahirkan, apa saja yang perlu dibawa saat melahirkan

Leave a Comment